TUJUAN RAMADHAN KITA

KEMANAKAH TUJUAN RAMADHAN KITA?

Abi Akmal

 

Ramadhan adalah salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. diantara bulan-bulan yang lain. Pada bulan ini Allah menurunkan berbagai kitab dari mulai sejak taurat, zabur, injil dan yang pokok adalah Al Qur’an sebagai pelengkap, penjelas, pembeda dan sebagai penutup kitab dari kitab yang ada sebelumnya. Ramadhan pula merupakan bulan dimana hancurnya berhala latta, manta, hubal dan uzza yang disembah oleh kaum musyrik jahiliyyah, bulan ini pula dimana Rosulullah SAW., melakukan perang sebanyak 6 kali untuk mempertahankan Aqidah Islamiyyah.

Allah memberikan salah satu syariatnya yaitu puasa juga pada bulan kemuliaan ini. Ummat Islam di seluruh dunia melaksanakan puasa yaitu dengan menahan lapar, haus dan hawa nafsu dari hal-hal yang membatalkannya dari sejak terbit matahari sampai dengan terbenam matahari. Firman Allah:

 

 

 

Artinya:

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,(AL Baqarah 183)

Puasa merupakan ibadah yang telah diberikan kepada ummat-ummat yang terdahulu, tetapi syariat puasa selama satu bulan ramadhan hanya diberikan kepada ummat Nabi Muhammad, SAW. Merupakan suatu kehormatan sebagai ummat Islam, diberikan banyak sekali keridhaan, keberkahan, rahmat dan ampunan selama bulan ini. Allah pula memberikan hadiah (baca: pahala) yang berlimpah apabila ummat-Nya mau melaksanakan puasa dengan kesungguhan hati. Bulan ini juga menjanjikan hadiah yang nilainya lebih dari hadiah seribu bulan bila ummat Islam beribadah pada malam Lailatul Qodar.

Ramadhan disebut juga sebagai Sahrul Qur’an (bulan diturunkannya AL Qur’an), Sahrul Tarbiyah (bulan pembelajaran/pendidikan), Sahrul Jihad (bulan mengekang hawa nafsu) dan sebagainya. Pertanyaan yang timbul dari Ramadhan yang telah berakhir adalah what is the last destination for muslim from pasting month?(apa sebenarnya tujuan akhir dari pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan bagi ummat?)

Beberapa ulama menggariskan bahwa salah satu tujuan akhir dari puasa adalah untuk mencapai gelar taqwa. Taqwa memiliki beragam makna dan penafsiran, namun hal yang mendasar adalah adanya perubahan pola ibadah dan sikap/perilaku atau ahlak. Bulan ramadhan sebagai sahrul Tarbiyah seharusnya disikapi  dengan adanya pembelajaran kepada kita untuk lebih dapat memperbaiki diri. Bilamana sebelum ramadhan sholat fardu kita masih ada yang tertinggal, maka setelah ramadhan jangan sampai tertinggal, bilamana sebelum ramadhan Al Qur’an tergeletak hanya sebagai pelengkap aksesori rumah (itupun pemberian suami ketika menikah) maka setelah ramadhan kita latih tilawah, bila sebelum ramadhan tangan kita tak pernah terulur untuk menyantuni fakir miskin, marilah setelah ramadhan jadikan kita pelopor di garis terdepan untuk menjadi penolong kaum mustad’afin. Maka tanyakanlah pada diri kita semua….sudahkah ada perubahan setelah ramadhan?

Ya Allah yang Maha Menatap, sesungguhnya kami merasa malu telah mengaku menjadi ummat-Mu, karena apa yang kami ucap, masih jauh laku dari yang Kau-harapkan, apa yang kami sampaikan, masih jauh dari yang kami kerjakan, apa yang kami teriakkan masih sangat tertinggal dari apa yang kami laksanakan, maka ya Allah, ampunkanlah segala kehilafan kami, mudahkanlah segala urusan kami, jadikanlah kami orang-orang yang merasa ringan melaksanakan ibadah-Mu, tambahkanlah rahmat-Mu,

Ya Allah yang Maha Mendengar, sesungguhnya kami malu karena mulut kami yang kau berikan jarang atau bahkan tak pernah kami lantunkan untuk membaca kitab-Mu, tak pernah kau dengar kami berkeluh kepada-Mu, maka berikanlah kami kemudahan untuk mengaji dan mengkaji ayat-Mu ya Allah.

Ya Allah yang Maha Esa, sesungguhnya kami malu karena kami masih sering men-dua-kan-Mu, kami tuhankan pekerjaan kami, kami tuhankan uang kami, kami tuhankan rumah kami, kami tuhankan pasangan kami, kami tuhankan anak-anak kami, sehingga ketika kami mencari sesuap nasi dari pekerjaan ini kami lalai mengahadap-Mu, ketika kami tinggal di rumah kami yang nyaman kami lupa berdzikir kepada-Mu, ketika kami banting tulang untuk sekolah anak kami, kami lalai, lalai dan lalai untuk menghadap-Mu ya Allah.

Ya Allah yang  Maha Pengampun, di hari ini kami berharap sekali lagi ampunan-Mu sehingga kami dihari ini ber-Azzam untuk selalu mengingat-Mu, melaksanakan shalat untuk-Mu, Tilawah Qur’an sebagai wujud cinta kami pada-Mu.

Ya Allah yang maha pemurah, berikanlah kami kemudahan rizqi-Mu, yang jauh maka dekatkanlah, yang sulit maka mudahkanlah, yang berat maka ringankanlah, yang dari atas maka turunkanlah, yang dari bawah maka keluarkanlah ya Allah, kabulkanlah doa kami. Amiin yaa Robbal A’lamiin.

Subhaanaka Allohumma wabihamdika asyhaduallaa ilaaha illa anta Astagfiruka wa atuubu ilaika.

 

 

 

 

 

TUJUAN RAMADHAN

 

 

 

Artinya:

Allah Azza Wa Jalla mewajibkan puasa Ramadhan dan aku mensunnahkan shalat malam harinya. Barangsiapa berpuasa dan shalat malam dengan mengharap pahala (keridhaan) Allah, maka dia keluar dari dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya (HR. Ahmad)

Tolok ukur keberhasilan Ramadhan

  1. Tauhid yang Mantap
  2. Ahlak yang mulia
  3. Semangat mencari Ilmu
  4. Semangat memakmurkan masjid
  5. Solidaritas yang tinggi kepada sesame muslim

 

 

 

Artinya:

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni`mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni`mat Allah orang-orang yang bersaudara (S. Ali Imron 103)

Artinya:

Sesungguhnya orang-orang mu’min adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.(Qs. AlHujurat:10)

 

 

Artinya:

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Qs. Al Mujadilah: 11)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: